Rabu, 30 Mei 2012

10 Detik yang Mengesankan di Pagi Hari


Pagi hari merupakan jam-jam sibuk untuk sebagian orang, dimana mereka harus bangun dari tidur, memasak, sarapan, mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah ataupun berangkat kerja. Bahkan bagi seorang wanita "kalong" yang dulu lebih banyak menghabiskan malamnya di sebuah kedai hingga pagi dan kini harus menyesuaikan dengan aktivitas baru.
Seperti rutinitas yang baru saya jalani selama satu bulan ini, bangun pagi kemudian mengarahkan tubuh untuk segera mandi dan bersiap-siap. Pagi hari memberikan kesan terburu-buru pada saya, dalam 45 menit saya harus sudah berpakaian rapi dan berangkat menuju kantor, untungnya saya tidak terlalu terbiasa sarapan sehingga sedikit menghemat waktu meskipun hal itu kurang baik untuk kesehatan menurut beberapa orang. Setiap saya bangun pagi empat puluh menit sebelum jadwal keberangkatan, saya harus selalu buru-buru mengambil handuk lalu "ngeloyor" menuju kamar mandi, mengenakan pakaian, dan bermake-up (ini hal yang saya lakukan karena tuntutan bahwa seorang wanita ada kalanya harus mengenakan make-up meski sampai saat ini saya tidak terlalu mahir dan menyukainya), seusai melakukan hal-hal tersebut saya segera keluar dari kamar kost saya dan menuju kulkas di depan pintu beranda, bukan untuk sarapan tapi saya terbiasa menikmati "sarapan" ala saya sendiri, meneguk beberapa teguk kopi sachet dingin sembari menghadap pintu beranda dan memandang gunung Merapi yang selalu tegak berdiri di seberang sana, sepuluh detik sarapan saya yang mengesankan sebelum akhirnya saya menuju garasi dan mengeluarkan sepeda motor lalu menuju kantor.
Di tengah keterburu-buruan saya di pagi hari ada sepuluh detik yang sangat mengesankan, cukup sepuluh detik saja dan semoga bisa lebih bersemangat sepanjang hari..!! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar